Kembali ke blog

Komisi Marketplace Naik Drastis di 2026: Ini Saatnya Punya Toko Online Sendiri

TikTok Shop, Shopee, dan Tokopedia kompak naikkan komisi di 2026. Hitung berapa yang kamu bayar, dan apakah sudah waktunya pindah ke toko sendiri.

Kalau kamu seller aktif di marketplace, kemungkinan besar kamu sudah merasakannya: potongan di laporan penjualan makin besar, margin makin tipis, tapi harga jual tidak bisa seenaknya dinaikkan karena kompetitor ada di halaman yang sama.

Dan di 2026 ini, situasinya makin serius.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Dalam rentang Januari hingga Mei 2026, tiga marketplace terbesar di Indonesia kompak menaikkan biaya yang ditanggung seller:

Shopee memulai tahun dengan menaikkan biaya admin berdasarkan kategori produk. Untuk kategori fashion, total potongan bisa mencapai 10–13% dari harga jual — belum termasuk biaya iklan. Kalau kamu ikut program promosi berbayar, totalnya bisa tembus 15–25% per transaksi.

Tokopedia mulai 1 Mei 2026 memberlakukan Logistics Service Fee baru: Rp260 hingga Rp5.055 per transaksi, dihitung dari persentase ongkir yang dibayar pembeli. Lalu per 18 Mei, batas maksimum komisi per item dinaikkan dari Rp40.000 menjadi Rp650.000 — naik 15 kali lipat.

TikTok Shop ikut langkah yang sama: batas komisi dinamis per 18 Mei 2026 juga naik dari Rp40.000 ke Rp650.000 per item. Untuk produk dengan harga jual tinggi, ini langsung terasa di angka bersih yang kamu terima.

Menteri UMKM sempat mencoba melarang kenaikan ini, tapi hingga Juni 2026, belum ada regulasi konkret yang melindungi seller dari kebijakan platform.

Hitung Sendiri: Berapa yang Sudah Kamu Bayar?

Mari pakai contoh sederhana. Kamu jual produk fashion seharga Rp200.000 di Shopee:

KomponenEstimasi Potongan
Biaya admin Shopee (12%)Rp24.000
Biaya program gratis ongkirRp8.000–15.000
Biaya iklan (kalau aktif)Rp10.000–30.000
Total potonganRp42.000–69.000 per item

Artinya dari setiap Rp200.000 yang dibayar pembeli, kamu bisa kehilangan hingga Rp69.000 — sebelum modal produk dikurangi.

Kalau omzet brutomu Rp30 juta per bulan, dan rata-rata potongan 15%, itu Rp4,5 juta per bulan yang masuk ke kantong marketplace — bukan ke kantongmu.

Kenapa Ini Berbeda dari Tahun-Tahun Sebelumnya?

Dulu, kenaikan komisi terasa kecil dan bertahap. Kamu masih bisa kompensasi dengan menaikkan harga sedikit atau efisiensi di packaging.

Tapi kenaikan 2026 ini berbeda karena datang bersamaan dari semua platform sekaligus. Tidak ada tempat lari di dalam ekosistem marketplace. Seller yang coba pindah dari Shopee ke TikTok Shop akan menemukan struktur biaya yang sama.

Dan ini bukan soal profit saja — ini soal kontrol. Setiap kebijakan baru bisa langsung memotong margin kamu tanpa pemberitahuan yang cukup, dan kamu tidak punya pilihan selain menerima.

Alternatif yang Sudah Dicoba Merchant Lain

Bukan berarti kamu harus langsung keluar dari marketplace. Tapi banyak merchant sekarang mulai membangun saluran penjualan sendiri — paralel dengan marketplace — sebagai persiapan.

Pola yang banyak berhasil:

  1. Toko sendiri untuk pelanggan repeat — pembeli yang sudah pernah beli diarahkan ke toko sendiri lewat WhatsApp. Tidak ada komisi, tidak ada persaingan di halaman yang sama.
  2. Marketplace tetap untuk akuisisi — produk di Shopee/TikTok Shop jadi pintu masuk pelanggan baru. Setelah mereka kenal brand kamu, mereka pindah ke toko sendiri.
  3. AI untuk mengelola dua saluran sekaligus — biar tidak kewalahan operasikan dua tempat, pakai AI untuk CS, update stok, dan follow-up pembeli.

Di Sinilah Morro Masuk

Morro dirancang untuk merchant yang ingin punya toko online sendiri tanpa bayar komisi per transaksi — 0% komisi, selamanya. Toko kamu bisa pakai subdomain gratis (namamu.morro.id) atau domain kustom sendiri.

Yang membuat Morro berbeda: toko tidak perlu kamu operasikan sendiri sepenuhnya. Ada 8 AI agent yang bekerja di belakang layar:

  • Putri menangani CS WhatsApp otomatis, termasuk pertanyaan stok, status pesanan, dan follow-up
  • Farah mengurus konten sosial media — caption, jadwal posting, ide kampanye
  • Rian memantau stok dan mengingatkan reorder sebelum kehabisan
  • Artha mengelola laporan keuangan dan rekonsiliasi otomatis

Kamu tetap bisa jualan di marketplace. Tapi sekarang, kamu punya aset sendiri — data pelanggan, brand, dan margin yang tidak ikut dipotong platform lain.

Kesimpulan

Kenaikan komisi 2026 bukan kejutan — ini arah yang sudah bisa dibaca sejak lama. Platform marketplace perlu monetisasi, dan seller adalah sumber utamanya.

Pertanyaannya bukan lagi apakah biaya akan terus naik, tapi kapan kamu mulai membangun saluran alternatif sebelum margin kamu benar-benar habis.

Coba Morro gratis 3 hari di dashboard.morro.id/auth/register — tanpa kartu kredit.

Siap buat toko sendiri?

Coba gratis 3 hari — tanpa kartu kredit. Tokomu siap dalam hitungan menit.

Coba Gratis 3 Hari